• 27

    Feb

    Diskusi Bedah KBBI Edisi 4

    dari KilasBerita.com KBBI Edisi 4 Lebih Tebal Lebih Membingungkan Dari tiga edisi yang telah disusun sebelumnya, dalam diskusi Bedah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Pusat Bahasa Edisi Keempat, Meiti Takdir Kodratillah, dari tim Pusat Bahasa Indonesia menyatakan terdapat banyak perbedaan dalam KBBI edisi keempat ini dibandingkan dengan kamus edisi-edisi sebelumnya. “KBBI edisi keempat berbeda dengan KBBI edisi sebelumnya,” terang Meiti dalam acara diskusi di gedung Bentara Budaya, Palmerah, Jakarta, Selasa (24/2/2009). Meiti menyebutkan perbedaan yang terdapat dalam kamus tersebut yaitu: 1) penambahan lema dan sublema yang semula berjumlah sekitar 78.000, kini bertambah menjadi sekitar 90.000 lema. Penambahan itu meliputi kosakata baru, baik yang bersifat umum maupun yang b
  • 27

    Dec

    "Rp" itu bukan singkatan

    Bahasa Indonesia sesungguhnya adalah bahasa yang mudah dipelajari dan mudah dipakai. Buktinya hingga saat ini digunakan oleh lebih dari 100 juta orang, paling tidak di Nusantara ini, belum lagi orang asing yang makin banyak berbahasa Indonesia dengan lancar. Namun sayangnya banyak dari kita yang kurang peduli terhadap aturan mainnya, terutama dalam penggunaan tanda baca. Contohnya beberapa iklan di bawah ini yang tayang di sebuah harian nasional. - Rp sebagai penanda mata uang rupiah sesungguhnya telah menjadi lambang bukan lagi singkatan seperti layaknya: dsb. dll. tsb. yang memang punya kewajiban diikuti titik, dengan begitu Rp tidak lagi menggunakan titik di belakangnya. Seperti halnya lambang dolar ($) atau Yen Jepang () penggunaannya adalah tanpa titik. Sedangkan untuk ‘koma
-

Author

Follow Me