• 25

    May

    KNKT, Golongan Menengah, dan Ketidaklulusan Siswa

    Pagi-pagi “sarapan” koran kertas (’kertas’ di sini perlu ditekankan karena makin banyaknya koran digital saat ini) Kompas di hari Jumat 25 Mei 2012 ini ternyata ada 3 pembahasan tentang bahasa Indonesia yang cukup penting juga untuk diangkat di sini. Bahasan bahasa pertama ada di bagian surat pembaca, di mana ada seorang pembaca yang mempertanyakan tentang singkatan KNKT yang sedang sering disebut-sebut terkait kasus kecelakaan SSJ100, nah bagaimana kisahnya? Mari kita pindah paragraf. :) Pembaca bernama Bapak Hasibuan itu mempertanyakan kepanjangan dari KNKT yaitu Komite Nasional Keselamatan Transportasi yang menurut beliau menyalahi aturan bahasa Indonesia yang berkaidah DM (Diterangkan Menerangkan), apalagi setelah melihat terjemahannya dalam English: National
  • 13

    Mar

    Amprokan Blogger

    Mungkin sudah agak telat blog ini menulis tentang judul di atas, tapi nggak juga sih, karena memang blog ini bukanlah sumber berita yang segalanya perlu aktual, bukan? Memangnya apa sih Amprokan Blogger itu? Nah, temukan jawabannya di sini: http://amprokanblogger.com/ mohon maaf kalau harus menjelajah lagi karena blog ini memang agak cupet pembahasannya, ya cuma tentang bahasa :D Berarti bakalan ngebahas apa itu kata amprokan? Betul sekali, dan hal itu juga sebenarnya sudah berkali-kali dibahas oleh penggagas dan panitia acara tersebut (bagi pembaca yang ikutan acaranya), bahwa kata amprokan konon diambil dari bahasa Bekasi yang merupakan campuran Betawi & Sunda, yang artinya berkumpul, atau bahasa lisannya ngamprok. Penggambarannya kurang lebih adalah sebuah situasi rame-rame pad
  • 6

    Nov

    Semoga tulisan pak Anton diperhatikan pemerintah

    Meski Kompas sudah sejak awal menggunakan kata ‘Rembuk Nasional’ untuk menggantikan National Summit, tapi belum membahas secara khusus hingga akhirnya pada terbitan Jumat 6 November 2009 khusus dibahas di kolom ‘Bahasa’. Adalah Anton Moeliono, yang dikenal sangat disiplin dalam soal bahasa (karena dulu penulis sempat menjadi mahasiswa beliau :D), yang akhirnya tergelitik untuk membahasnya. Sejalan dengan yang telah ditulis di blog ini tentang Pelanggaran pasal 28 UU No.24 - 2009 oleh Presiden, pak Anton juga menulis tentang pelanggaran pasal 32 tentang kewajiban penggunaan bahasa Indonesia di forum nasional. Untuk lebih lengkapnya silakan baca tulisannya yang diambil dari sini (situs kompas cetak). “National Summit”? Jumat, 6 November 2009 | 03:20 WI
  • 31

    Oct

    National Summit? Sumpah Pemuda? kelaut aja...

    Pemerintah baru saja menggelar National Summit 2009 yang membicarakan berbagai masalah negeri ini. Sayangnya pemerintah lupa bahwa memberi nama sebuah gelaran yang membahas masalah bangsa tidak dengan kebanggaan sebagai bangsa itu sendiri. Padahal baru saja memperingati Sumpah Pemuda yang salah satu isinya berbunyi: KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA. (lihat lengkapnya di sini) Terima kasih kepada harian Kompas yang tetap bangga memakai “Rembuk Nasional” (lihat beritanya & gambar di atas diambil di sini) ketimbang National Summit yang sungguh sangat melukai perasaan Bahasa Indonesia, jika diibaratkan sebagai manusia. Mungkin jika kita tanya kepada pemerintah, “Pak, Bu, apa pemberian nama itu tidak bertent
  • 29

    Oct

    Blog ini melanggar UU juga?

    Sejak ada beberapa kejadian ditangkapnya para penggiat dunia maya karena dianggap melanggar Undang-undang Informasi & Transaksi Elektronik (UU ITE), kok rasanya beraktivitas lewat internet jadi terasa nggak begitu nyaman ya? Tapi selama kita tidak melanggar apa pun ya ga perlu resah dan gelisah juga sih… Lalu bagaimana dengan blog Bahasa, please! ini? Sudah jelas kalau blog ini melanggar UU, alias kepanjangan dari ‘Uneg-Uneg’, asal kata dari bahasa Jawa yang artinya kurang lebih ‘curahan hati’ hehe… Kenapa melanggar? Karena memang sebagian tulisan di blog ini yang seharusnya khusus membahas tentang serba-serbi berbahasa sesuai slogannya di atas, seringkali dipengaruhi oleh ‘uneg-uneg’ itu tadi. Melanggar uneg-uneg karena ‘mempoli
  • 26

    Oct

    Presiden RI melanggar UU No. 24 Tahun 2009??

    Jangan salah, meski judulnya tentang pelanggaran Undang-undang, tapi tulisan ini tidak akan membahas tentang politik, karena memang UU No. 24 Tahun 2009 itu adalah UU tentang BENDERA, BAHASA, DAN LAMBANG NEGARA, SERTA LAGU KEBANGSAAN. Bahasa Indonesia menempati Bab 3, terdiri dari 20 pasal (pasal 25 hingga pasal 45). UU tersebut bisa diunduh di sini Pelantikan Presiden Republik Indonesia baru saja berlangsung (20/10/2009), yang langsung diikuti dengan pelantikan para menterinya selang beberapa hari kemudian. Dalam rangka membekali para pembantunya tersebut, Presiden SBY dalam sidang kabinet paripurna pertama periode kedua pemerintahannya Jumat (23/10/2009) lalu, memberi slogan atau semboyan bagi para menterinya. Slogan pertama adalah Change and Continuity (perubahan dan keberlanj
  • 11

    Mar

    Bahasa Jawa dan Sunda di ponsel

    Bukan bermaksud promosi, tapi hanya ingin berbagi informasi. Sekarang ini mereka (para produsen) selalu berusaha untuk lebih akrab dengan konsumennya. Salah satu caranya adalah dengan memasukkan menu bahasa daerah di produk telepon seluler. Ternyata aplikasi teknologi dengan menu bahasa Indonesia sudah tidak istimewa lagi. Tentang sejauh mana efektifitasnya dalam menjaring pengguna atau pembeli lebih banyak sehingga bisa meningkatkan penjualan, masih perlu waktu untuk dibuktikan, yang jelas dengan adanya menu bahasa daerah ini paling tidak kekayaan bahasa kita mulai dihargai. ponsel sony ericsson dengan menu bahasa jawa dan sunda
  • 3

    Feb

    Apa kabar PEMAKAI bahasa Indonesia?

    Matt Mullenweg, nama ini bagi para Wordpress-mania tentu sudah tak asing lagi. Ya, dia lah pendiri penyedia blog gratisan Wordpress. Umurnya baru 25 tahun, tapi fasilitas blog gratisannya sungguh hebat karena hingga tahun lalu saja sudah 230 juta pengakses dengan jumlah posting 4 juta perbulan. Model blognya banyak dijadikan dasar layanan penyedia blog lain, contohnya di Indonesia oleh Blogdetik dan dagdigdug. Lantas apa hubungannya Matt dengan blog yang membahas tentang Bahasa Indonesia? Ternyata kedatangan dia di Indonesia pada bulan Januari kemarin adalah untuk menjadi pembicara pada acara Word-Camp di Jakarta. Kenapa dia mau datang ke Jakarta? Karena ia menghargai Indonesia disebabkan bahasa ketiga terbesar para pengguna Wordpress adalah bahasa Indonesia, setelah bahasa Spanyol dan
-

Author

Follow Me