• 22

    Oct

    Kata-kata Peninggalan Belanda

    “Kebakaran! Kebakaran! Panggil branwir, panggil branwir, cepaat…!” Begitulah teriakan orang-orang yang panik ketika melihat ada kebakaran, mereka menyebut branwir yang maksudnya adalah petugas pemadam kebakaran. Kata tersebut berasal dari bahasa Belanda brandweer yang memang berarti petugas pemadam kebakaran. “Mobil branwir dengan bebas menerobos masuk ke jalan verboden.” Nah, yang ini juga salah satu kata asing peninggalan Belanda yang sering disebut-sebut. Verboden biasanya diucapkan ketika melihat tanda dilarang masuk ke suatu jalan atau kawasan, karena memang artinya adalah dilarang masuk. “Beberapa orang berusaha untuk memadamkan api dengan menggunakan air yang diisi ke dalam waskom.” Apa itu waskom? Kata dari bahasa Belanda ini mengalami
  • 2

    Jul

    Pascanonton Iklan Produk Pascabayar

    “Jadi orang gede menyenangkan, tapi susah dijalanin.” Begitulah sebaris kalimat yang diucapkan oleh seorang anak kecil di sebuah iklan operator GSM selular. Iklan yang cukup menarik, yang akhir-akhir ini sedang rajin beredar di hampir seluruh stasiun televisi tanah air. Namun ada kalimat penutup iklan tersebut yang agak menggelitik pendengaran. Kalimat yang juga sekaligus menjadi slogan dari produk yang diiklankan, “Indi+, layanan prabayar, kenyamanan paskabayar.” Begitulah suara anak kecil mengakhiri iklan yang dibuat dalam beberapa versi tersebut. Sayangnya, ada salah pengucapan di situ. Pengucapan paska dalam frasa pascabayar sudah jelas tidak sesuai dengan kaidah tata bahasa Indonesia. Pengucapan dalam bahasa Indonesia sejak dahulu kita tahu bahwa huruf &#
  • 26

    Jul

    Gaya Ngenglish di Program Berita TV

    Budayawan Taufiq Ismail sempat kesal dengan maraknya “bahasa Amerika” di media massa karena penggunaannya yang sangat dominan. Ia mengkritisi tentang nama program salah satu tv swasta nasional yaitu “Top Nine News” (lihat “kisah”nya di sini) yang seolah-olah sajian berita tersebut bukan untuk penduduk Indonesia karena berbahasa Inggris-Amerika (sehingga dibuat istilah “bahasa Amerika” oleh Taufiq Ismail). Apakah memang begitu hebatnya pengaruh bahasa Amerika-English mendominasi program-program berita di tv kita? Mari lihat apa saja nama program berita di stasiun televisi besar yang siaran di udara negeri ini. Berikut nama program berita di tv swasta siaran nasional. Ada Seputar Indonesia (RCTI), Liputan 6 (SCTV), Topik (ANTV), Fokus (In
  • 1

    Jul

    Selamatkan Bahasa Indonesia!

    Tulisan dengan judul Taufiq Ismail: Selamatkan Bahasa Indonesia yang dimuat Kompas 30 Juni 2012 di halaman 14, cukup penting dalam hubungannya dengan pemakaian bahasa Indonesia dewasa ini. Berita tersebut merupakan liputan dari hasil diskusi tentang sastra dan bahasa media massa di Bentara Budaya Jakarta yang berlangsung pada hari Jumat 29 Juni 2012. Taufiq Ismail melakukan penelitian secara sederhana selama dua jam pada tahun 2009, ia mengamati pemakaian bahasa di media massa terutama di televisi. Dia merasa dicekoki bahasa yang tak semestinya dipakai bagi pemirsa di Indonesia. Top Nine News. Siapa pemirsa berita jam sembilan malam ini? Orang California atau penduduk kota Sydney? Kok pakai bahasa Amerika? Kan bisa memakai judul Sembilan Berita Penting, katanya. Taufiq juga mencatat
  • 8

    Mar

    Ubah Kebiasaan Rubah di Twitter

    Mungkin sidang pembaca yang budiman sudah bosan jika blog ini lagi-lagi membahas masalah pemakaian kata ubah yang sering menjadi rubah, jika lagi-lagi menangkap bukti kesalahan penggunaan kata ubah. Tapi memang itu harus dilakukan guna mengingatkan kita semua karena kesalahan itu selalu terjadi berulang-ulang, bahkan dilakukan oleh pihak-pihak yang seharusnya tidak boleh melakukan kesalahan tersebut. Penyebaran kesalahan rubah kini justru makin menjadi-jadi, apalagi sejak mulai marak yang namanya sosial media. Para ‘seleb‘ berbondong-bondong menulis di sosial media, terutama Twitter. Namun sayangnya, kicauan mereka seringkali tidak memerhatikan kaidah berbahasa yang baik dan benar, bukan berarti mereka wajib menulis dalam bahasa formal, tetapi tetap harus disesuaikan denga
  • 9

    May

    ucapan duka kenapa musti pakai cita?

    Sebenarnya ide tulisan ini adalah dari rubrik bahasa harian Kompas pada tanggal 7 Mei 2010. Di rubrik yang berjudul “Bahasa dan Kematian” itu sang penulis, Samsudin Berlian, memaparkan tentang berbagai bahasa yang dipakai oleh agama-agama yang ada di Indonesia ini. Sayang, pak Berlian tidak membahas tentang bahasa pasaran umum yang hampir selalu dipakai ketika kita melayat: “Turut berduka cita!” Nah, ini dia… kenapa juga ungkapan berduka musti diakhiri dengan kata “cita”? Bukankah kata ‘cita’ itu lebih mengarah ke keadaan yang gembira? Kalau begitu mari kita lihat KBBI Daring tentang kata ‘cita’ yang ternyata punya dua arti: cita (1) n 1 rasa; perasaan hati; 2 kl cipta; 3 cita-cita; 4 cinta; 5 ide; gagasan; – rasa 1
  • 21

    Oct

    Penyebutan gelar dan penulisan singkatan doktor

    Masih hangat dalam ingatan ketika acara pelantikan tanggal 20 Oktober 2009 lalu, Ketua MPR RI terbata-bata dan salah dalam menyebutkan gelar Presiden dan wakilnya. Beberapa kali pak TK menyebut SBY dan juga Boediono dengan dokter bukannya doktor. Semoga kesalahan tersebut hanya karena demam panggung atau grogi saja, bukan karena tidak tahu bedanya doktor dan dokter, hehe… Yuk kita lihat dulu artinya kedua kata itu di dalam bahasa Indonesia. Siapa tahu ada petinggi negeri yang baca blog ini jadi tidak akan mengulangi kesalahan serupa yang di MPR. Seperti biasa kita pakai acuan KBBI Daring: doktor n gelar kesarjanaan tertinggi yg diberikan oleh perguruan tinggi kpd seorang sarjana yg telah menulis dan mempertahankan disertasinya; dokter n lulusan pendidikan kedokteran yg ahli dalam ha
  • 19

    Aug

    Mama bisa bikin kita jadi rubah

    Kasus penggunaan kata ubah yang salah sebenarnya bejibun contohnya, di sini kita coba mencari yang jelas-jelas terlihat dan celakanya, tidak diperbaiki juga. Salah satu contoh nyata adalah yang ada di film iklan seorang paranormal kondang. Iklan yang menawarkan ramalan nasib lewat sms ini biasanya tayang di stasiun televisi swasta nasional di atas jam sepuluh malam waktu Indonesia bagian barat. Entah apa yang ada di dalam benak sang kreator atau penulis naskah iklannya, mengapa membawa-bawa binatang rubah di iklan ini? Jika kita melihat langsung filmnya, sungguh sial nasib si kata dasar ubah ini. Ibarat peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga, sudah dipaksa menjadi rubah masih kena sial lagi dengan dibaca menjadi robah, kata dirubah yang seharusnya diubahjuga dibaca dirobah. Namun ingat
  • 22

    Jul

    Kuis Pendidikan yang Tak Cinta Bahasa Indonesia

    Disebut apakah merubah puisi menjadi bentuk prosa? Kalimat pertanyaan tersebut, seperti juga yang terlihat pada gambar, keluar dalam sebuah kuis yang cukup menghibur di Global tv pada Sabtu 11 Juli 2009. Nama kuisnya memang cukup panjang: Are You Smarter than a 5th Grader?, ya kira-kira terjemahan bebasnya: Emangnye loe lebih pinter dari anak kelas 5 SD? Sebuah kuis adaptasi dari Fox Broadcasting Company. Kuis yang dipandu Tantowi Yahya itu sedang mendatangkan Dave Hendrik sebagai peserta, yang saat itu memilih jenis pertanyaan mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas 4. Sayangnya Dave tidak tepat menjawabnya, untungnya seluruh panelis anak SD yang ada di sana tahu jawabannya yaitu parafrase, tapi tentu bukan hal itu yang akan dibahas di sini. Perhatikan kata merubah pada kalimat p
  • 15

    Jul

    Ayo BERUBAH jadi UBAH!

    Kenapa ya masih banyak orang yang nggak mau peduli terhadap bahasanya sendiri? Masih banyak yang memakai kata ubah dengan rubah, padahal rubah itu jenis binatang… dari KBBI daring: ubah v, berubah v 1 menjadi lain (berbeda) dr semula: wajahnya agak ~ ketika dirasanya sambutanku tidak begitu hangat; dunia rupanya sudah ~ , wanita sekarang berambut pendek; 2 bertukar (beralih, berganti) menjadi sesuatu yg lain: ia bersemadi, lalu badannya ~ menjadi raksasa; paham politik partai itu ~; 3 berganti (tt arah): ~ arahnya; ~ akal 1 gila; 2 berganti (pikiran, haluan, arah, dsb); ~ ingatan gila; ~ mulut berubah kata-katanya (pendapatnya); mengingkari janji; ~ pendirian berubah pendapat (paham, keyakinan, dsb); ~ pikiran berubah akal; ~ setia tidak patuh lagi; berubah-ubah v selalu berubah;
- Next

Author

Follow Me