Kata-kata Peninggalan Portugis

3 May 2015

Ternyata memang tidak hanya Belanda yang punya kontribusi dalam membentuk bahasa Indonesia, tapi juga Portugis, sebuah negara di bagian selatan Eropa yang tidak pernah menjajah Indonesia secara keseluruhan, tapi punya cukup andil dalam meninggalkan kata-kata serapan di negeri ini dengan bahasanya yang merupakan satu rumpun bahkan satu kelompok dengan bahasa Spanyol yang memang mirip-mirip dalam pengucapannya.

Artikel ini dibuat setelah membaca koran cetak Kompas minggu (3/5/2015) yang memuat sebuah berita berjudul “300 Kata Serapan Dari Portugis” (lihat lampiran di bawah ini)

122af7e6eb66b9ac0e092c09c7e4ea58_300-kata-portugis

Jika kita melihat contoh dari kata-kata yang ditulis di tulisan tersebut di atas, sebagian besar adalah nama-nama benda yang selalu kita jumpai setiap hari seperti: meja, sepatu, jendela, bola, boneka, dan bendera. Hal ini cukup menarik jika mengingat bangsa Portugis bukanlah penjajah utama di Indonesia, tapi cukup dalam juga menancapkan budayanya melalui kata-kata yang diserap oleh bahasa kita.

Seorang pecinta bahasa, Gustaaf Kusno, dalam tulisannya “Jejak Portugis yang Tercecer di Nusantara” bahkan sempat memperkirakan bahwa kata ‘horas’ dalam bahasa Batak itu juga dari Portugis karena ‘horas‘ dalam bahasa Portugis berarti jam/waktu. Hehe, bisa jadi… Selain itu, contoh lain kata-katanya antara lain adalah: ‘bedil’ (fuzil), ikan kerapu (carapau), bantal (avental), keju (queijo), hingga istilah pulau Celebes (Sulawesi) yang konon dinamakan oleh pelaut Portugis.

Ya, itulah Bahasa Indonesia, bagian dari rumpun bahasa Austronesia, yang ternyata merupakan perpaduan dari berbagai bahasa di Nusantara dan bahasa di dunia, dengan pengguna lebih dari 100 juta orang. Semoga bisa menjadi bahasa internasional. [b\w]


TAGS bahasa Indonesia kata serapan bahasa Portugis Kompas Belanda Portugis Spanyol


-

Author

Follow Me